Kinerja Utama Badiklat Dephan

Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi kepada hasil, Kinerja Utama Badiklat Dephan, yang merupakan acuan ukuran kinerja digunakan oleh Pusdiklat Jemenhan, Pusdiklat Bahasa, Pusdiklat Tekfunghan, dan Set Badiklat Dephan, untuk menyampaikan rencana kerja dan anggaran, menyusun laporan akuntabilitas kinerja serta melakukan evaluasi pencapaian kinerja sesuai dengan Rencana Strategis Badiklat Dephan Tahun 2005 – 2009.
Penetapan kinerja utama ini merupakan tolok ukur keberhasilan dari pencapaian suatu tujuan dan sasaran strategis Badiklat Dephan yang digunakan untuk perbaikan kinerja dan peningkatan akuntabilitas kinerja, sebagai berikut :

Tugas : Melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang pertahanan.

Fungsi :

  1. Menyelenggarakan fungsi perumusan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pendidikan dan pelatihan.
  2. Menyelenggarakan fungsi penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur di bidang pendidikan dan pelatihan.
  3. Menyelenggarakan fungsi pelaksanaan evaluasi di bidang pendidikan dan pelatihan manajemen, pendidikan dan pelatihan bahasa meliputi bahasa daerah, bahasa Indonesia dan bahasa asing serta pendidikan dan pelatihan teknis fungsional pertahanan.
  4. Menyelenggarakan fungsi pemberian pelayanan pendidikan dan pelatihan.
  5. Menyelenggarakan fungsi koordinasi pendidikan dan pelatihan, akreditasi dan sertifikasi sesuai keahlian.
  6. Menyelenggarakan fungsi pembinaan komponen pendidikan dan pelatihan.
  7. Menyelenggarakan fungsi pengelolaan administrasi dan manajemen Badan.

Indikator Utama :

NO

URAIAN

ALASAN

SUMBER DATA

1

Jumlah kebijakan di bidang pendidikan dan pelatihan.

Mengukur kinerja sesuai dengan tugas, fungsi dan peran Badiklat Dephan

Laporan pelaksanaan program kerja dan anggaran.

Renstra Badiklat 2005 – 2009.

2

Persentase Peningkatan kualitas personel yang terdidik dan terlatih.

Mengukur peningkatan pengetahuan, keahlian dan kemampuan peserta didik.

Laporan pelaksanaan diklat.

3

Jumlah rapat-rapat koordinasi dengan Instansi terkait dalam rangka pelaksanaan program diklat.

Mendinamisir dan memonitor serta evaluasi pelaksanaan program diklat.

Laporan pelaksanaan diklat.

4

Jumlah naskah standar, norma, pedoman, criteria dan prosedur di bidang diklat.

Mengukur kuantitas penyelesaian berbagai dokumen perencanaan

Agenda surat/penomoran.

5

Persentase penyelesaian dokumen perencanaan dan pelaporan secara tepat waktu.

Mengukur ketepatan penyelesaian berbagai dokumen perencanaan

Agenda surat/penomoran.

6

Persentase penyelesaian dokumen administrasi perkantoran, kepegawaian dan keuangan secara tepat waktu.

Mengukur kemampuan organisasi dalam menyelesaikan berbagai dokumen tersebut.

Agenda surat, dokumen kepegawaian, dokumen keuangan.

Berdasarkan indikator utama di atas, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badiklat Dephan disusun sebagai wujud pertanggungjawaban Badiklat Dephan dalam pelaksanaan amanah yang diemban. Indikator tersebut merupakan bahan masukan pimpinan dalam mengukur capaian kinerja sasaran dan program kegiatan serta sebagai bahan dalam upaya peningkatan kinerja program kegiatan di lingkungan Dephan atau instansi terkait lainnya. Mari kita tingkatkan kinerja kita sesuai bidang masing-masing agar kinerja organisasi kita meningkat (rok).

Semoga sukses.

~ oleh proglap pada Agustus 26, 2008.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: