Remunerasi

Sempat heboh di lingkungan TNI karena ada SMS iseng yang menyatakan bahwa Remunerasi untuk TNI telah disyahkan berikut dengan nomor PPnya. Namun setelah dikonfirmasikan dengan pihak terkait ternyata nomor PPnya belum sampai ke nomor yang ada pada SMS tersebut. Meskipun ada bocoran bahwa target renumerasi di tahun 2010 adalah TNI, Polri dan Meneg Polhukam.

Remunerasi akan diberlakukan apabila telah dilaksanakan reformasi, terutama reformasi birokrasi di lingkungan instansi kementerian/lembaga. Berita sekilas tentang Remunerasi adalah :

Sistem remunerasi pernah diterapkan di Republik Indonesia pada tahun 1961 melalui Peraturan Pemerintah nomor 200 tahun 1961 (PGPN- 1961) yang menetapkan gaji berdasarkan “harga jabatan” maka struktur gaji Pegawai Negeri didesain berdasarkan jabatan. Pada struktur Remunerasi Pegawai Negeri tidak ada tunjangan jabatan karena (sebenarnya) sudah masuk gaji.

Struktur REMUNERASI yang diusulkan

1. Gaji

  • Gaji ditetapkan dengan memperhatikan peranan masing-masing PNS dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan;
  • Dalam struktur remunerasi tidak digunakan istilah gaji pokok tetapi gaji untuk menghindari dampak keuangan negara terhadap perubahan uang pensiun Pegawai Negeri (PN) yang telah pensiun sebelum peraturan tentang gaji ini berlaku dan terhadap penerapan Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (pasal 16 ayat (2) tentang tunjangan profesi diberikan setara dengan 1 kali gaji pokok guru)
  • Peranan setiap jabatan tersebut diukur dengan bobot jabatan yang dihasilkan melalui evaluasi jabatan;
  • Evaluasi jabatan dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut: Pengetahuan, Kebutuhan akan kontrol dan supervise, Jenis dan kebutuhan akan pedoman, Kompleksitas, Ruang lingkup dan dampak, Hubungan interpersonal, Lingkungan kerja, Penetapan besaran gaji berdasarkan klasifikasi jabatan dan peringkat jabatan, Golongan/pangkat yang berlaku sementara waktu masih digunakan namun untuk eselonisasi kemungkinan tidak digunakan lagi tetapi diganti dengan peringkat jabatan manajerial

2. Tunjangan Biaya Hidup (kemahalan)

  • Tunjangan ini diberikan untuk kebutuhan pangan, perumahan dan transport yang berbeda nilainya dari setiap daerah.
  • Besarnya tunjangan dihitung dengan memperhatikan kebutuhan tingkat biaya hidup di masing-masing daerah
  • Tunjangan biaya hidup untuk daerah dibebankan pada APBD masing-masing

3. Tunjangan Kinerja (Insentif):

  • Tunjangan prestasi diberikan pada akhir tahun;
  • Jumlahnya tergantung pada tingkat prestasi dan pencapaian target/output yang dicapai pegawai berdasarkan hasil penilaian kinerja tahunan;
  • Jumlah maksimum adalah 3 kali gaji.

4. Tunjangan Hari Raya

  • Tunjangan diberikan setahun sekali dan besarnya adalah sama dengan gaji.
  • Tunjangan diberikan kepada PNS dan CPNS yang masa kerjanya minimal 6 bulan;
  • Tunjangan diberikan menjelang hari besar keagamaan.

5. Tunjangan Kompensasi. Tunjangan kompensasi diberikan kepada:

  • PNS yang ditugaskan di daerah terpencil, daerah yang bergolak;
  • PNS yang bekerja di lingkungan yang tidak nyaman, berbahaya atau beresiko tinggi ;
  • Besarnya tunjangan ditetapkan dengan memperhatikan tingkat ketidaknyamanan atau resiko yang dihadapi pegawai;

6. Iuran bagi pemeliharaan kesehatan PN dan keluarganya diberikan dalam jumlah yang minimal sama dengan yang dibayar PN;

7. Iuran bagi dana pensiun PN dengan jumlah yang minimal sama dengan yang telah dibayar.

Semoga tidak bingung lagi.

~ oleh proglap pada Agustus 19, 2009.

2 Tanggapan to “Remunerasi”

  1. hai,
    tulisan yang menarik, sorry ngikut thread komentar ini sbg salam perkenalan… saya Agus Suhanto

  2. yg jd pertanyaan saya kapan realisasinya pak? dan sudah sampai mana prosesnya?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: